9 Mitos Investasi Emas yang Harus Kamu Tahu

15 / 11

2019

INVESTASI EMAS

9 Mitos Tentang Investasi Emas yang Perlu Kamu Ketahui

Tags: invetasi emas, emas batangan, emas digital

 

Emas telah menjadi bentuk investasi yang paling populer di dunia. Namun, masih ada beberapa kesalahpahaman tentang investasi emas. Beberapa menganggapnya hanya sebagai investasi bagi orang kaya, atau berpikir bahwa emas sulit untuk dibeli. 

Tentu saja persepsi ini tidak benar. Masih ada banyak hal yang orang suka salah kaprah tentang investasi emas, lho! Kalau kamu mau mengetahui apa saja fakta dari mitos-mitos yang ada tentang investasi emas, simak terus artikel ini sampai akhir, ya!

Investasi Emas Hanya untuk Orang Kaya

koin emas

Emas adalah investasi yang sangat fleksibel dan terjangkau bagi semua kalangan. Ini karena kamu bisa membeli emas batangan dengan berbagai ukuran, sekecil 0,5 gram sekalipun! Kamu tinggal memilih ukuran emas yang sesuai dengan budget yang kamu miliki.

Di zaman digital ini, kamu bahkan bisa membeli emas mulai dari Rp200,- saja di aplikasi e-mas. Jadi tidak ada alasan harus menunggu kaya dulu baru bisa investasi!

Investasi Emas Berisiko Tinggi

emas batangan

Emas termasuk investasi safe haven, jadi risiko berinvestasi emas cenderung rendah dan bahkan bisa menjadi pelindung aset di saat investasi lain seperti saham sedang anjlok. Ini karena emas tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi dan konflik geopolitik.

Tentu saja, emas juga bertahan dengan baik terhadap inflasi. Meskipun harganya naik dan turun, emas tidak pernah mencapai nol. Risiko tentu ada pada setiap jenis investasi, tapi emas bisa menjadi diversifikasi portofolio yang sangat baik.

Sulit untuk Membeli, Menyimpan, dan Menjual Emas

emas batangan

Mitos umum lainnya tentang investasi dalam emas batangan adalah emas sulit untuk dibeli. Mungkin ada periode di mana hal ini benar, namun di zaman modern ini, membeli dan menjual emas bukanlah sebuah hambatan.

Ada banyak toko retail terpercaya yang menawarkan transaksi jual beli emas dengan aman. Selain itu, kamu bisa menjualnya di mana saja, tidak hanya di toko tempat kamu membeli. Untuk penyimpanan emas dalam jumlah besar, kamu bisa menyewa brankas dengan harga yang terjangkau.

Kalau kamu merasa membeli emas ke toko dan menyimpannya di brankas pribadi/sewa kurang praktis, kamu bisa mencoba menyimpan emas digital. Kamu bisa membeli, menyimpan, dan menjual emas di mana dan kapan saja hanya bermodalkan smartphone. Kamu juga tidak perlu khawatir karena kamu bisa menarik emas digital menjadi emas fisik.

Emas Tidak Menghasilkan Bunga

emas batangan

Beberapa pialang saham mengkritik emas karena tidak menghasilkan bunga atau dividen, dan tidak memiliki pendapatan seperti perusahaan publik. Memang betul, beberapa tahun saham mengungguli emas, tetapi tahun berikutnya emas mengungguli saham, terutama selama resesi atau periode krisis.

Tetapi mereka salah paham tentang peran emas. Emas adalah uang, mata uang alternatif, dan tujuannya bukan untuk membagikan dividen. Berinvestasi saham bersifat spekulatif, sementara membeli emas sama dengan menyimpan uang dalam bentuk lain. Memiliki emas fisik akan melindungi kamu dari kejadian yang di luar kendali.

Saham Penambangan Memiliki Potensi Lebih Dari Emas Fisik

tambang emas

Saham penambangan emas bisa memberi beberapa pengaruh terhadap harga emas, tapi pengaruh tersebut naik dan turun. Beberapa saham emas mungkin naik lebih jauh dari harga emas kalau kamu memilih dengan tepat, tetapi saham juga bisa jatuh lebih jauh ketika harga emas turun.

Selain itu, saham emas punya banyak risiko yang tidak dimiliki emas, seperti manajemen, tekanan politik, masalah operasional, dll. Emas, di sisi lain, adalah bentuk tabungan yang nyata, sesuatu yang akan selalu bernilai. 

Harga Emas Akan Turun Jika Suku Bunga Naik

emas batangan

Suku bunga naik dan turun, tetapi suku bunga riil yang cenderung berdampak pada emas. Suku bunga riil negatif terjadi ketika suku bunga lebih rendah dari inflasi, yang merupakan lingkungan positif untuk emas. Ketika suku bunga riil berada pada atau di bawah nol, hal-hal seperti uang tunai dan obligasi tidak lagi efektif karena keuntungannya lebih rendah daripada inflasi.

Dengan begini, investasi tersebut sebenarnya kehilangan daya beli, terlepas dari berapa banyak yang bisa didapatkan. Investor kemudian beralih ke aset yang menawarkan keuntungan di atas inflasi, atau setidaknya tidak akan kehilangan nilainya. 

Emas adalah salah satu alat yang paling bisa diandalkan dan terbukti dalam skenario ini. Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa suku bunga memiliki korelasi 28% secara keseluruhan dengan harga emas, yang "dianggap tidak banyak atau sama sekali tidak ada korelasi”.

Lebih Baik Menyimpan Uang daripada Emas

emas antam

Secara virtual, semua mata uang saat ini adalah rata, artinya mereka tidak didukung oleh apa pun, dan karenanya bergantung pada kepercayaan orang terhadap nilainya. 

Selain itu, bank sentral di seluruh dunia telah melemahkan mata uang mereka dengan mencetak lebih banyak uang, mengurangi daya belinya. Sejarah menunjukkan mata uang kertas pada akhirnya tidak bertahan lama.

Emas, di sisi lain, telah mempertahankan daya belinya selama berabad-abad. Memegang uang tunai dalam mata uang lokal memang tidak salah, tetapi itu bukan penyimpan nilai jangka panjang.

Membeli Koin Emas Tidak Disarankan

koin emas

Koin numismatik (koin yang memiliki nilai sejarah atau tanda khusus) dapat disalahgunakan, seperti investasi lainnya. Beberapa perusahaan yang kurang terkenal akan menjual koin langka dengan harga tinggi kepada pembeli yang tidak menaruh curiga. 

Meskipun banyak dari koin ini memiliki nilai historis atau nilai koleksi, nilainya lebih bergantung pada kelangkaan atau kondisinya, dan bukan harga emas. Berbeda dengan koin emas, yang merupakan bentuk lain dari emas batangan dan memiliki standar harga yang jelas.

Emas Adalah Peninggalan Kuno

investasi emas

Saat ini, sepertinya ketinggalan zaman kalau berinvestasi emas, apalagi ada banyak jenis investasi, termasuk kemunculan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya. Tetapi emas memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan aset-aset lain ini. 

Salah satunya karena emas adalah penyimpan nilai yang sangat baik dari waktu ke waktu, yang sangat penting saat krisis ekonomi. Semakin parah krisis, memiliki semakin banyak emas cenderung melindungi portofolio kamu. Selain itu, harga emas akan terus naik dalam jangka panjang.

 

Jadi, jangan ragu lagi kalau kamu ingin memulai investasi emas, hanya karena mitos-mitos yang tidak jelas kebenarannya!

COMMENT

Related Article

Artikel Sebelumnya
 
sales avatar