Menabung Emas vs. Investasi Emas, Mana yang Lebih Baik?

03 / 02

2020

INVESTASI EMAS

Menabung Emas atau Investasi Emas, Mana yang Lebih Baik?

Tags: investasi emas, emas batangan, panduan investasi

 

Saat memilih persentase optimal emas batangan untuk disimpan dalam portofolio aset, ada beberapa pandangan berbeda. Hal ini bergantung pada bagaimana setiap orang memandang emas tersebut.

Ada yang bertujuan untuk mencari keuntungan dan menganggapnya sebagai bentuk investasi. Namun, membeli emas dengan uang dan mengharapkan akan mendapatkan uang lebih banyak ke depannya bukanlah tujuan sesungguhnya dari memiliki emas.

Menabung emas bertujuan untuk memberikan perlindungan saat nilai mata uang jatuh, bukan untuk mendapatkan uang yang lebih banyak. Cara paling sehat untuk memandang emas adalah menganggapnya sebagai tabungan atau sebagai bentuk penjaga aset/kekayaan.

Untuk perbandingan lebih jelas dari investasi emas dan menabung emas, kita simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Menabung Emas

emas batangan antam

BELI SEKARANG

 

Selama ribuan tahun emas telah dianggap sebagai ‘penyimpan’ kekayaan. Kaum bangsawan Eropa, raja-raja minyak Timur Tengah, para miliarder, dan bahkan bank-bank sentral, semuanya menabung dalam emas untuk menjaga kekayaan mereka. 

Mereka menabung dalam emas tanpa memikirkan keuntungan dalam mata uang karena mereka memahami prinsip dasar emas sebagai penyimpan nilai aset untuk jangka panjang. Mereka mengerti bahwa emas bukanlah investasi tetapi itu bentuk uang yang tidak dapat dicetak atau dikendalikan oleh bankir sentral.

Ketika sistem keuangan dan moneter dunia semakin rapuh, menabung emas adalah cara yang paling aman untuk melindungimu dari keruntuhan sistemik. Saat keruntuhan ini terjadi, memiliki emas sebagai kekayaan adalah strategi utama untuk bertahan hidup.

Kalau kamu tidak ingin menanggung risiko tinggi yang terkait dengan mengejar keuntungan di pasar mata uang, kamu harus menyimpan emas fisik karena emas adalah bentuk uang yang paling aman. Tidak ada salahnya berinvestasi, tetapi membeli emas fisik bukanlah investasi dalam arti sebenarnya, melainkan aset yang menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

[Baca juga: Seberapa Banyak Emas yang Harus Kamu Investasikan?]

Emas sebagai Kekayaan

emas antam

BELI SEKARANG

 

Kalau kamu terus mengejar keuntungan dalam bentuk uang tunai namun malah mengkhawatirkan posisi asetmu, sekarang saatnya untuk mempertimbangkan perubahan pola pikir. Kamu harus mengalihkan fokus dari pencarian untung ke stabilitas.

Dengan memandang emas sebagai aset tabungan, kamu tidak hanya akan memantapkan kekayaanmu sendiri tetapi juga memiliki kekuatan untuk meneruskan kekayaanmu ke generasi berikutnya. Inilah kenapa banyak bangsawan Eropa yang mampu mewariskan kekayaan dari generasi ke generasi.

Seperti yang dapat kita hargai dari sejarah, uang tidak ada apa-apanya saat uang itu tidak didukung oleh apa pun. Faktanya, mata uang fiat (uang yang nilainya berasal dari regulasi pemerintah) dunia semuanya kehilangan 99% atau lebih dari nilainya di satu abad terakhir.

Emas adalah penyimpan nilai teraman dan paling stabil. Tidak ada kelas aset lain yang mendekati emas dalam hal stabilitas sepanjang sejarah. Emas bukan investasi semata. Emas adalah uang. Emas adalah tabungan. Emas adalah kekayaan.

Berinvestasi Emas

emas waris sampoerna

BELI SEKARANG

 

Jika emas dilihat dari perspektif portofolio investasi, penelitian telah menunjukkan bahwa harga emas berkorelasi terbalik dengan harga sebagian besar aset keuangan lainnya. Karena itu, menambahkan emas ke dalam portofolio investasi yang ada dapat menurunkan risiko portofolio. 

Penggunaan emas sebagai jenis aset strategis pengurang risiko telah divalidasi oleh berbagai penelitian (seperti studi oleh World Gold Council), dan dari perspektif berbagai kelas portofolio, latar belakang investor yang berbeda, dan beragam mata uang dasar. Alokasi emas yang optimal dalam portofolio multi-aset oleh studi ini biasanya dalam kisaran 5-20%.

Alasan adanya korelasi negatif antara harga emas dan harga aset lainnya adalah karena harga emas tidak terlalu tergantung pada siklus ekonomi dan bisnis seperti halnya sebagian besar aset keuangan atau harga komoditas lainnya. Oleh karena itu, harga emas tidak bereaksi terhadap peristiwa ekonomi seperti sebagian besar aset lainnya.

[Baca juga: Apakah Emas Investasi yang Tepat Saat Resesi Ekonomi?]

Namun, kami menyarankan kamu untuk menganggap emas sebagai tabungan/kekayaan daripada sebagai investasi. Kamu tidak perlu khawatir suatu hari nilai mata uang jatuh dan kamu menyimpan sebagian besar kekayaanmu dalam uang tunai.

 

COMMENT

Related Article

Artikel Sebelumnya
 
sales avatar