Jenis Investasi yang Bisa Dipilih Memasuki Era New Normal

26 / 06

2020

INVESTASI EMAS

Memasuki Era New Normal, Cek Apa Saja Investasi yang Bisa Kamu Pilih!

Tags: jenis invetasi, investasi, new normal, investasi emas

 

Setelah lebih dari tiga bulan kegiatan masyarakat terhambat akibat pandemi virus corona, kini berbagai kota di Indonesia sedang melakukan persiapan new normal. Otomatis, roda perekonomian yang sempat terhenti juga mulai kembali berputar.

Mungkin kamu akan merasa sedikit lega dengan pulihnya keadaan ekonomi yang sempat terpuruk. Meskipun begitu, kamu tetap harus menyusun rencana keuanganmu kembali untuk menyesuaikan dengan era new normal ini, termasuk rencana investasimu.

Lalu, bagaimana cara memilih investasi yang tepat untuk era new normal ini? Kita simak berbagai pilihan investasi dan penjelasannya di sini, yuk!

Logam Mulia ANTAM

emas antam

BELI SEKARANG

Jenis Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang sangatlah berguna di masa ketidakpastian ekonomi seperti pandemi COVID-19. Investasi ini nilainya cenderung stabil untuk menjaga asetmu ke depannya. Nah, ini dia pilihan investasi jangka panjang yang bisa jadi pilihanmu memasuki era new normal.

Investasi Emas Batangan

Pasti kamu juga menyaksikan harga emas melambung tinggi dan mencapai rekor baru di harga Rp944.000,- per gram pada bulan April kemarin. Hal ini disebabkan oleh para investor yang beralih ke investasi emas untuk mengantisipasi krisis ekonomi yang melanda dunia sebagai dampak dari pandemi.

Seiring dibukanya kembali kegiatan ekonomi, harga emas juga berangsur turun, sampai hari ini menjadi Rp867.740,- per gramnya (26/6/20). Meskipun bisa saja naik lagi, kemungkinan harga emas akan terus mengalami tren penurunan dengan semakin meningkatnya berita positif tentang keadaan ekonomi saat ini.

Menurunnya harga emas bukan berarti emas menjadi investasi yang tidak menarik lagi. Menyimpan emas di masa-masa transisi menuju new normal menjadikannya sebagai pelindung  terhadap kondisi-kondisi yang tidak terduga ke depannya.

Karena itu, jangan melihat emas sebagai instrumen investasi saja. Anggaplah emas sebagai instrumen asuransi juga, yang menjaga nilai asetmu secara keseluruhan dari kerugian.

Apakah Emas Termasuk Jenis Investasi untuk Pemula?

Emas adalah investasi yang cocok untuk pemula. Ini karena emas berisiko rendah dan nilainya akan terus menanjak ke depannya. Kamu tidak perlu khawatir karena akan selalu ada permintaan pasar akan emas.

Investasi emas juga tidaklah rumit dan kamu bisa mendapatkannya di mana saja. Proses penjualannya pun sangat mudah dan kamu bisa mencairkannya dalam waktu yang singkat. Untuk kamu yang pemula, kamu bisa membeli emas dalam jumlah kecil terlebih dahulu. 

Jenis Investasi Jangka Pendek

Melihat harga saham yang turun drastis beberapa bulan kemarin, tidak heran kalau banyak orang yang menghindari investasi berisiko tinggi. Meskipun keuntungan yang didapat bisa cukup besar, investasi jangka pendek nilainya kurang stabil seperti emas.

Namun dengan dibukanya kembali kegiatan perekonomian dari berbagai sektor, investasi jangka pendek bisa kembali menjadi pilihan. Tapi, tidak disarankan untuk terlalu berapi-api untuk menginvestasikan uang dalam jumlah banyak karena keadaan saat ini masih belum bisa diprediksi.

Nah, ini beberapa jenis investasi jangka pendek yang cukup aman untuk menghadapi era new normal ini.

Saham

Meski sempat jatuh, harga saham kian menguat yang ditandai dengan membaiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang dikutip dari kumparan.com mengalami kenaikan sebanyak 3,53% saat penutupan perdagangan pada 16 Juni 2020 lalu.

Oleh karena itu bagi kamu yang sudah menunggu waktu yang tepat untuk berinvestasi saham, sekarang adalah waktu yang tepat. Tapi tetap sesuaikan dengan profil risikomu dan lakukan secara bertahap mengingat kondisi saat ini masih belum sepenuhnya stabil.

Reksa Dana

Investasi reksa dana sangat cocok untuk kamu yang tidak terlalu mengerti cara menghitung risiko pasar. Kamu bisa menentukan tingkat risiko yang cocok dengan keinginanmu, dari yang konservatif hingga agresif. Dana yang kamu investasikan nantinya akan dikelola oleh manajer investasi dalam portofoliomu.

Kalau kamu adalah tipe investor yang cukup konservatif, reksa dana pasar uang bisa jadi pilihanmu. Reksa dana dengan tingkat risiko rendah ini berinvestasi 80% pada efek utang jangka pendek seperti Sertifikat Bank Indonesia dan deposito. 

Selain tingkat risikonya yang rendah, reksa dana pasar uang bersifat likuid atau mudah dicairkan. Hal ini menjadikannya pilihan investasi yang tepat menuju new normal, karena kamu bisa menyimpan dana darurat dalam bentuk reksa dana ini.

Kalau kamu berani menanggung risiko yang besar, kamu bisa memilih reksa dana saham dan pendapatan tetap. Meskipun risikonya besar, keuntungan yang kamu dapatkan juga sebanding asalkan kamu bisa mengatur strategi yang tepat.

 

Di masa new normal, berinvestasilah sesuai dengan tujuan keuangan, profil risiko, dan jangka waktu investasi. Pertimbangkan juga kemampuanmu memahami investasi yang kamu pilih. Kalau memang kamu tidak memahaminya, hindari instrumen investasi tersebut.

Selain itu, perbanyak investasi di aset likuid pada masa new normal nanti. Meskipun kondisi sudah membaik, kamu akan lebih tenang jika memiliki dana darurat untuk keadaan yang mendesak.

 

COMMENT

Related Article

Artikel Sebelumnya
 
sales avatar